HomeContactRSS


Beranda

Program Studi

Interaktif

Unit Pelaksana Teknis

Penerimaan Mahasiswa

Kelompok Berita

Login


Username
Password

Register
Forgot Password

Statistik Situs

Visitors :81814 Org
Hits : 265068 hits
Month : 3686 Users
Today : 80 Users
Online : 2 Users

Polling

Apa yang paling ingin Anda ketahui tentang AMN Cilacap ?

 

Kalender

« May 2013 »
M S S R K J S
28 29 30 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31 1
2 3 4 5 6 7 8

Pesan Singkat

Materi Survival Dalam kegiatan LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan)

Rabu, 6 Januari 2010 23:44:16 - oleh : admin

LDK (Latihan Dasar kepemimpinan) yang berjalan selama 4 (empat) hari 3 (tiga) malam di Pantai Selok Adipala diikuti para Taruna / Taruni dengan rasa antusiasme yang tinggi. Pasalnya, LDK yang diselenggarakan pada TA. 2009/2010 ini menerapkan materi survival dalam salah satu program pelatihannya, tidak seperti materi LDK pada tahun-tahun sebelumnya. Tujuan utama LDK adalah melatih jiwa kepemimpinan, protector/pelindung, dan inisiator bagi calon Staff Batalyon. Program kerja LDK yang diikuti 33 Taruna/Taruni tingkat II dan III ini meliputi,Survival / bertahan hidup di alam, Game kepemimpinan, Public Speaking dan Motivator.


Di antara materi yang di berikan dalam pelatihan kali ini, yang paling menarik menurut sebagian besar peserta LDK adalah Program Survival-nya karena secara mental mereka benar-benar ditantang untuk bertahan hidup di alam bebas dengan mengambil lokasi di Pantai Selok. Program ini mengharuskan semua peserta termasuk para pendamping bertahan hidup di alam bebas. Semua peserta tinggal di dalam tenda dan untuk urusan perut, hanya diperbolehkan membawa peralatan memasak seperti panci dan dandang; sedangkan untuk lauk-pauk diharuskan mencari sendiri secara berkelompok di hutan Pantai Selok – Adipala. Bahan makanan yang berhasil mereka temukan diantaranya jantung pisang, daun ubi, pepaya, terong hutan, daun pakis, kerang, kepiting dan kelelawar; proses memasakanyapun hanya direbus dengan bumbu garam. Meskipun demikian, semua peserta baik Taruna/Taruni maupun para pendamping tetap bersemangat menyantapnya sampai habis.  Ada salah satu kelompok kedapatan lalai membawa peralatan memasak dan resikonya mereka harus memasak menggunakan alat seadanya yang terdapat di alam yaitu tempurung/batok kelapa. Meskipun dengan resiko masakan yang diolah hanya setengah matang, mereka tetap bersemangat dan menikmati hasil olahannya sampai habis. Salah satu Patar (Perwira Taruna) Altril Rayendra, S.Tr menjelaskan maksud Program Survival ini adalah agar Taruna mampu bertahan hidup dalam situasi yang sulit serta agar dapat lebih mencintai alam.

Sedangkan untuk beberapa program lainnya tidak kalah menarik yaitu seperti game kepemimpinan; permainan ini mencakup latihan protector/melindungi, dan melatih kekompakan dalam kelompok. Salah satu acara pada malam hari, setiap kelompok diberi sebuah lilin menyala di Pantai Selok, setiap kelompok diharuskan membawa lilin tersebut ke suatu tempat yang berjarak 10 km dan menjaga nyala lilin tersebut tetap dalam keadaan hidup dalam kondisi alam seperti apapun. Lilin tersebut diibaratkan sesuatu yang lemah dan mudah padam, sesuatu yang membutuhkan perlindungan sehingga melatih mental dan kekompakan para calon Staff Batalyon untuk melindungi dan mengayomi adik-adik yang berada 1 tingkat dibawahnya.

LDK yang berlangsung tanggal 16 sampai 19 Agustus 2009 ini diakhiri dengan Long March dari Pantai Selok Adipala ke Gedung AMN Cilacap. Long March yang dimulai dari jam 23.00 WIB sampai di Cilacap jam 05.00 WIB disertai dengan semangat dan kepribadian baru para calon Staff Batalyon. Salah satu komentar dari Taruna; mereka merasa tertantang untuk bisa bertahan hidup dan menjadi seorang pemimpin di alam.

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Kemahasiswaan" Lainnya

© 2009 AMN Cilacap
Jl.Kendeng No. 307