LDK (Latihan Dasar
kepemimpinan) yang berjalan selama 4 (empat) hari 3 (tiga) malam di Pantai
Selok Adipala diikuti para Taruna / Taruni dengan rasa antusiasme yang tinggi.
Pasalnya, LDK yang diselenggarakan pada TA. 2009/2010 ini menerapkan materi survival dalam salah satu program pelatihannya, tidak seperti materi LDK
pada tahun-tahun sebelumnya. Tujuan utama LDK adalah melatih jiwa kepemimpinan, protector/pelindung, dan inisiator bagi calon Staff Batalyon. Program kerja LDK
yang diikuti 33 Taruna/Taruni tingkat II dan III ini meliputi,Survival / bertahan hidup di alam, Game kepemimpinan, Public Speaking dan Motivator.
Di antara materi yang
di berikan dalam pelatihan kali ini, yang paling menarik menurut sebagian besar
peserta LDK adalah Program Survival-nya karena secara mental mereka benar-benar
ditantang untuk bertahan hidup di alam bebas dengan mengambil lokasi di Pantai
Selok. Program ini mengharuskan semua peserta termasuk para pendamping bertahan
hidup di alam bebas. Semua peserta tinggal di dalam tenda dan untuk urusan
perut, hanya diperbolehkan membawa peralatan memasak seperti panci dan dandang;
sedangkan untuk lauk-pauk diharuskan mencari sendiri secara berkelompok di
hutan Pantai Selok – Adipala. Bahan makanan yang berhasil mereka temukan
diantaranya jantung pisang, daun ubi, pepaya, terong hutan, daun pakis, kerang,
kepiting dan kelelawar; proses memasakanyapun hanya direbus dengan bumbu garam.
Meskipun demikian, semua peserta baik Taruna/Taruni maupun para pendamping
tetap bersemangat menyantapnya sampai habis. Ada salah satu kelompok
kedapatan lalai membawa peralatan memasak dan resikonya mereka harus memasak
menggunakan alat seadanya yang terdapat di alam yaitu tempurung/batok kelapa.
Meskipun dengan resiko masakan yang diolah hanya setengah matang, mereka tetap
bersemangat dan menikmati hasil olahannya sampai habis. Salah satu Patar
(Perwira Taruna) Altril Rayendra, S.Tr menjelaskan maksud Program Survival ini
adalah agar Taruna mampu bertahan hidup dalam situasi yang sulit serta agar
dapat lebih mencintai alam.
Sedangkan untuk
beberapa program lainnya tidak kalah menarik yaitu seperti game kepemimpinan;
permainan ini mencakup latihan protector/melindungi, dan melatih kekompakan
dalam kelompok. Salah satu acara pada malam hari, setiap kelompok diberi sebuah
lilin menyala di Pantai Selok, setiap kelompok diharuskan membawa lilin
tersebut ke suatu tempat yang berjarak 10 km dan menjaga nyala lilin tersebut
tetap dalam keadaan hidup dalam kondisi alam seperti apapun. Lilin tersebut
diibaratkan sesuatu yang lemah dan mudah padam, sesuatu yang membutuhkan
perlindungan sehingga melatih mental dan kekompakan para calon Staff Batalyon
untuk melindungi dan mengayomi adik-adik yang berada 1 tingkat dibawahnya.
LDK yang berlangsung
tanggal 16 sampai 19 Agustus 2009 ini diakhiri dengan Long March dari Pantai
Selok Adipala ke Gedung AMN Cilacap. Long March yang dimulai dari jam 23.00 WIB
sampai di Cilacap jam 05.00 WIB disertai dengan semangat dan kepribadian baru
para calon Staff Batalyon. Salah satu komentar dari Taruna; mereka merasa
tertantang untuk bisa bertahan hidup dan menjadi seorang pemimpin di alam.