header-int

AMN Ikuti Sosialisasi Hibah Dikti, Tracer Study, dan Pelatihan PKM

Kamis, 01 Mar 2018, 10:31:05 WIB - 128 View
Share
AMN Ikuti Sosialisasi Hibah Dikti, Tracer Study, dan Pelatihan PKM

Jumat-Sabtu, 9-10 Februari 2018 Pembantu Direktur III Dhion Meitreya Vidiasi, SS., M.Hum. beserta Staff Unit Marketing, Publikasi, dan Hubungan Luar Negeri, Yohanes Koli Manuk, MA mengikuti Sosialisasi Hibah Dikti, Tracer Study dan Pelatihan PKM di Unsiq (Universitas Sains AlQuran) Wonosobo; Paguyuban Bidang Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Negeri/Perguruan Tinggi Swasta Jawa Tengah Rayon III. Sosialisasi tersebut dihadiri oleh sekitar 60 orang Pembantu Direktur/Wakil Rektor/Pembantu Ketua bidang Kemahasiswaan.

Dalam kegiatan ini ada tiga narasumber yang diundang. Ketiga narasumber tersebut adalah Dr. Misbah Fikrianto, MM., M.Si.; Kasubdit Penalaran dan Kreatifitas Ditjen Belmawa Kemenristekdikti, berbicara tentang Hibah Dikti, Dr. Ir. Hj. Benny Diah Madusari, M.Pi.; Wakil Rektor III Universitas Pekalogan berbicara tentang Tracer Study dan Prof. Dr. Heru Kurnianto Tjahjono; Kepala Senat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta berbicara tentang PKM.

Dr. Misbah Fikrianto, MM., M.Si, menekankan bahwa kegiatan kemahasiswaan hendaknya tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan akademik maupun profesi tetapi juga menekankan pada kemampuan sosial mahasiswa (soft skill). Kegiatan kemahasiswaan jangan dijadikan hanya sebagai suplementary namun sebaiknya kegiatan kemahasiswaan dijadikan sama pentingnya dengan kegiatan akademik. Misbah menambahkan bahwa UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) harus menjadi tempat dimana inovasi dari mahasiswa tercipta. selain itu UPT (Unit Pelaksana Teknis) harus bisa menjadi inkubator bisnis, dalam artian mahasiswa sejak dini harus diajarkan untuk menjadi seorang entrepreneur muda.

Dr. Ir. Hj. Benny Diah Madusari, M.Pi., menegaskan bahwa setiap kampus hendaknya membuat catatan yang baik tentang para alumninya. Catatan ini penting karena bagus untuk mengetahui keberadaan para alumni, apakah mereka terserap bekerja dan berada dimana saja.

Prof. Dr. Heru Kurnianto Tjahjono, Kepala Senat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menjelaskan bahwa mahasiswa semenjak di kampus hendaknya sudah dididik untuk memiliki kecerdasan holistik, yakni kecerdasan mengambil keputusan dan kecerdasan concious mind. Heru menekankan bahwa bilamana mahasiswa dididik untuk mempunyai kecerdasan mengambil keputusan dan kecerdasan concious mind maka para dosen yang mengajar harus terlebih dahulu mempunyai kecerdasan tersebut. Dosen harus memiliki peran transformasi, dimana dia harus membimbing, menginspirasi baik kata-kata, tingkah laku maupun attitude, menyemangati, membesarkan hati dan memberikan energi positif pada mahasiswanya.

  

Unidha Akademi Maritim Nusantara bertekad untuk: Menjadi Pusat Pelatihan dan Pengembangan Pendidikan Maritim yang peduli pada kaum papa dan dapat memberi kontribusi keahlian yang unggul dalam industri maritim nasional dan internasional pada tahun 2025, dengan cara: Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan maritim tingkat akademi yang merespons masalah keadilan sosial dan integritas ciptaan sesuai dengan standar mutu nasional maupun internasional, Menyelenggarakan penelitian untuk pengembangan ilmu maritim yang kritis dan bernuansa kekinian yang bertaraf nasional dan internasional, Menyelenggarakan pengabdian pada masyarakat dalam pemberdayaan di bidang kemaritiman.
© 2018 Akademi Maritim Nusantara Follow Akademi Maritim Nusantara : Facebook Twitter Linked Youtube