header-int

Passing Out, Drop Out dan Pengunduran Diri

Posted by : Administrator
Share


Passing out


  1. Passing out adalah status yang diberikan kepada taruna/i yang masa studinya telah mencapai dari 3 (tiga) tahun dan/atau masih dalam masa studi dengan IPK tidak mencapai 2.00
  2. Passing out dilaksanakan guna memberikan kesempatan kepada taruna/i untuk mengejar atau melakukan perbaikan nilai mata kuliah yang tertinggal melalui Kuliah Semester Reguler Ganjil-Genap maupun Semester Pendek
  3. Taruna dapat dinyatakan statusnya sebagai taruna/i passing out apabila:
    • Masih dalam masa studi, semester1 atau 2, IPK tidak mencapai 2.00
    • Masih dalam masa studi, namun taruna meninggalkan kuliah atau tidak aktif KRS lebih dari 2 (dua) semester berturut-turut dan/atau 4 (empat) semester dengan tidak berturut-turut (tidak aktif)
    • Masa studinya telah labih dari 3 (tiga) tahun. Apabila selama waktu toleransi passing out yaitu 2 (dua) tahun, tidak mendapat tanggapan atau kemajuan dari taruna/i yang bersangkutan, maka taruna/i tersebut akan diajukan oleh Program Studi kepada Akademi sebagai taruna/i drop out
  4. Keputusan passing out taruna/i ditentukan oleh Pembantu Direktur 1 dan/atau Ketua Program Studi berdasaran laporan akademik oleh Dosen Pembimbing Akademik

 


 Drop Out


  1. 1) Pemutusan hubungan studi atau drop out (DO) adalah pemutusan hak berupa dihentikannya status sebagai taruna/i AMN karena sesuatu sebab, termasuk apabila seorang taruna/i melebihi jangka waktu studi dan/atau melanggar ketentuan yang berlaku.
  2. Ketentuan drop out adalah sebagai berikut, apabila taruna/i :
    • Melebihi batas masa studi yang telah ditetapkan tanpa mengundurkan diri atau tanpa adanya pemberitahuan
    • Masa studi yang dimaksud sesuai dengan Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi Pasal 16 no. 1 poin C bahwa masa dan beban penyelenggaraan program pendidikan paling lama 5 (lima) tahun akademik untuk program diploma tiga
    • Mulai taruna angkatan 2015, akan diberlakukan surat peringatan sebanyak 3 (tiga) kali. Surat peringatan ke-1 (satu) akan diberikan pada semester 5 (lima) dengan IPK ≤ 2.00. Surat peringatan ke-2 (dua) akan diberikan pada semester 7 (tujuh) dengan IPK ≤ 2.50. Surat peringatan ke-3 (tiga) akan diberikan pada semester 9 (sembilan) dengan IPK ≤ 2.75
    • Jika sudah melebihi rentang waktu 5 (llima) tahun, taruna/i yang bersangkutan akan diberikan surat keputusan drop out

Pegunduran Diri


  1. Taruna/i yang mengundurkan diri atas kemauan sendiri adalah taruna yang mengundurkan diri secara sukarela sebagai taruna/i aktif AMN
  2. Taruna/i yang mengundurkan diri atas kemauan sendiri berhak memperoleh pelayanan akademik berupa Transkip Nilai, Surat Keterangan Studi, dan Surat Keterangan lainnya, dengan melampirkan :
    •  Surat bebas keuangan dan perpustakaan
    •  Surat Keterangan Kelakuan Baik dari Bidang III
  3. Taruna yang mengundurkan diri atas kemauan sediri namun tidak memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) pasal ini, maka yang bersangkutan tidak berhak memperoleh peayanan akademik berupa Transkip Nilai, Surat Keterangan Studi, dan Surat Keterangan Lainnya.

 

Unidha Akademi Maritim Nusantara bertekad untuk: Menjadi Pusat Pelatihan dan Pengembangan Pendidikan Maritim yang peduli pada kaum papa dan dapat memberi kontribusi keahlian yang unggul dalam industri maritim nasional dan internasional pada tahun 2025, dengan cara: Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan maritim tingkat akademi yang merespons masalah keadilan sosial dan integritas ciptaan sesuai dengan standar mutu nasional maupun internasional, Menyelenggarakan penelitian untuk pengembangan ilmu maritim yang kritis dan bernuansa kekinian yang bertaraf nasional dan internasional, Menyelenggarakan pengabdian pada masyarakat dalam pemberdayaan di bidang kemaritiman.
© 2018 Akademi Maritim Nusantara Follow Akademi Maritim Nusantara : Facebook Twitter Linked Youtube